3 Alat Musik Tradisional Madura (Lengkap)

Alat musik tradisional Madura – Madura merupakan daerah yang terletak di bagian timur dari pulai Jawa Timur. Hampir seluruh penduduk yang berada di Jawa Timur berasal dari suku Madura, Madura sendiri adalah etnis yang memiliki populasi terbesar di Indonesia.

alat musik tradisional madura
Gambar alat musik tradisional madura

Beberapa daerah yang berada di Madura tentu dihuni oleh penduduk dari Jawa Timur juga. Suku Madura dikenal dengan logat dan gaya bicara yang apa adanya. Tidak hanya itu Suku Madura juga terkenal dengan gaya hidup yang hemat, disiplin dan memiliki jiwa pekerja keras.

Budaya tradisional yang bisa kita dapat dari Suku Madura sangatlah banyak contohnya adalah buku Mamaca, Mamapar Gigi, Kalenengan Karaton dan masih banyak lagi. Namun kali ini aku hanya akan membahas salah satu budaya tradisional yaitu alat musik tradisional Madura.

Alat Musik Tradisional Madura

Kepulauan Kangean merupakan kepulauan terbesar dari Pulau Madura, wilayah ini memiliki kesenian musik yang sangat unik. Dan aku akan membahas beberapa alat musik tradisional Madura, berikut pembahasannya.

1. Saronen

Alat Musik Tradisional Madura Saronen
Gambar Alat Musik Tradisional Madura Saronen

Saronen adalah alat musik yang sudah ada dan berkembang dalam waktu yang lama. Alat musik tradisional ini jika dimainkan dengan harmonisasi dinamis, rancak dan memiliki tema yang riang maka akan sangat cocok dengan sifat dan karakteristik orang Madura yang memiliki sifat tegas tetapi tetap baik dan santun.

Alat musik Saronen memiliki satu ciri khas yang mungkin hanya akan ditemukan di alat musik ini, ciri khas tersebut adalah terdapat sembilan instrumen khas. Beberapa ada yang menyimpulkan bahwa sembilan instrumen ini berasal dari filosofi Islam yaitu kepanjangan dari kalimat pembuka Alqur’anul Karim.

Lalu pada bagian pangkal atas dari alat musik tradisional Madura ini diberi hiasan yang berbentuk mirip dengan sayap atau kumis yang terbuat dari tempurung, yang melambangkan bahwa seorang pemain Saronen itu “Jantan”.  Saronen sering digunakan sebagai pengiring saat ada lomba karapan sapi, upacara adat dan biasanya ada di resepsi pernikahan.

2. Tong-Tong

Alat Musik Tradisional Madura Tong-Tong
Gambar Alat Musik Tradisional Madura Tong-Tong

Jika dilihat-lihat alat musik tradisional dari Madura ini berbentuk mirip seperti kentongan yang mungkin sering kita lihat di pos ronda atau mungkin kentongan yang sering digunakan saat adzan. Ternyata memang bentuk dan cara memainkannya pun sama seperti kentongan yang kita kenal.

Tong-tong akan sangat mudah kita temui ketika ada acara pawai, alat musik tradisional ini akan sangat terdengar karena berfungsi sebagai pemecah suasana sunyi. Nada-nada dan suara yang dihasilkan sangatlah nyaring dan akan membuat kita terbawa alunan untuk menari meramaikan pawai.

Selain untuk pemecah suasana di pawai Tong-tong juga sekarang sudah berkembang, pola ritme musik tong-tong sering dipakai dalam kesenian orkestra musik dan ansambel musik jenis lain misalnya pada musik kelengan dan musik loddrok.

3. Ul-Dhaul / Ul-Daul

Alat Musik Tradisional Madura Ul Daul
Gambar Alat Musik Tradisional Madura Ul Daul

Alat musik Ul-Daul mungkin sudah tidak asing bagi masyarakat Madura terutama daerah Sumenep. Karena Ul-Daul dulu hanya digunakan sebagai kentongan untuk membangunkan warga-warga sekitar saat waktu sahur yang ada di bulan Ramadhan. Lalu sekarang, seiring berjalannya waktu alat musik Ul-Daul sudah mulai digunakan sebagai perkusi yang juga dilengkapi oleh alat musik tradisional lainnya.

Banyak orang yang menganggap Ul-Daul adalah alat musik perkusi etnik. Karena kepopulerannya, alat musik tradisional dari Madura yang berasal dari Kabupaten Pamekasan ini sekarang sudah menjadi tamu wajib pada setiap acara-acara besar terutama di wilayah Madura.

Dan dalam empat tahun ini, alat musik Ul-Daul sudah berkembang pesat di beberapa kabupaten, contohnya yaitu kabupaten Sumenep, Pamekasan, dan Sampang. Karena itu Ul-Daul kini sudah dinobatkan sebagai khasanan kekayaan seni dan budaya bagi masyarakat Madura.

Mungkin masih banyak alat musik lain yang dapat kita kenali ketika kita berkunjung langsung ke beberapa daerah di Madura dan yang terutama di daerah Sumenep. Waktu yang tepat untuk melihat alat musik tradisional adalah pada saat ada event-event seperti pawai atau peringatan ulang tahun suatu daerah.

Itu saja yang mungkin bisa aku sampaikan, semoga dapat menambah wawasan kalian tentang alat musik tradisional Maluku. Dan aku tidak pernah lupa untuk selalu mengingatkan untuk selalu menjaga warisan budaya kita agar selalu terjaga kelestariannya.

Alat Musik :

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*